1. Pantai Kuta
Hampir semua traveler yang singgah ke Bali pernah menginjakkan kaki ke Pantai Kuta. Tentunya Pantai Kuta dikategorikan sebagai destinasi wisata yang sudah mainstream. Tapi nyatanya, tidak sedikit wisatawan yang terus kembali ke Pantai Kuta.
Pantai pasir putih hingga turis berbikini memang menjadi salah satu ciri khas Pantai Kuta yang membuatnya selalu menarik. Jalan-jalan santai hingga melihat sunset juga menjadi beberapa aktivitas menarik di Pantai Kuta.
Sejumlah fasilitas olahraga air seperti parasailing, hingga banan boat juga dapat Anda nikmati. Sedangkan di kalangan turis asing, Pantai Kuta juga menjadi salah satu lokasi surfing di Bali.
Menjelang malam, suasana di sepanjang jalan legian di Kuta juga makin meriah dengan adanya sejumlah bar yang menawarkan hiburan malam. Bagaimana pun juga, Pantai Kuta memang selalu menarik untuk dikunjungi.
2. Pura Tanah Lot
Selain pantai, Pulau Dewata juga terkenal akan budaya dan tradisi Hindu yang masih terjaga baik. Salah satu bagian budayanya pun tampak dari banyaknya Pura Hindu yang indah dan begitu sakral. Salah satu yang paling populer adalah Pura Tanah Lot di Tabanan.
Bagi umat Hindu, Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Bagi wisatawan, Tanah Lot juga terkenal sebagai tempat nan indah untuk melihat matahari terbenam.
Bicara soal keunikan, lokasi Pura Tanah Lot yang berdiri di atas batu dan menjorok dari bibir pantai memang tidak biasa. Terdapat dua pura yang dapat dilihat, satu di atas bongkahan batu, dan satunya lagi terletak di atas tebing.
Fakta unik lainnya, terdapat ular-ular belang yang jinak di beberapa lorong tebing karang Pura Tanah Lot. Ular itu dipercaya sebagai penunggu pura. Selain itu juga terdapat sumber air tawar di sebelah barat pura yang dipercaya suci bagi Umat Hindu.
3. Jimbaran
Lokasi wisata lainnya di Bali yang tidak kalah populer adalah Jimbaran yang terletak di bagian selatan bandara dan Kuta. Desa yang dulunya merupakan perkampungan nelayan itu telah menjelma menjadi daerah prestisius yang diisi oleh berbagai hotel berbintang dan sejumlah vila.
Jimbaran sering disinggahi oleh wisatawan, baik yang memang menginap di sana maupun hanya sekedar jalan-jalan. Ombak yang cenderung tenang beserta pantai pasir putih, membuat Jimbaran cukup ramai didatangi turis asing hingga mancanegara.
Aktivitas yang dapat dilakukan di Jimbaran pun bervariasi, dari renang hingga spa yang ditawarkan oleh sejumlah penyedia jasa. Bagi Anda yang mau dinner romantis, Jimbaran juga punya sejumlah restoran dengan suasana dan view yang indah.
4. Yoga Barn
Daerah Ubud di Bali terkenal akan lokasi pedesaan yang damai dan hijau. Selain bisa melihat teras sawah di daerah Tegalalang, traveler pun bisa memanjakan diri dengan melakukan spa hingga yoga di Yoga Barn.
Yoga Barn terletak di Jalan Raya Pengosekan, Ubud. Format Yoga Barn adalah sebuah studio yang dilengkapi dengan pusat penyembuhan spiritual. Beberapa yang ditawarkan adalah kelas yoga dan terapi spa yang pastinya menyegarkan kepala dari sumpeknya rutinitas sehari-hari.
Jasa yang ditawarkan pun diajarkan langsung oleh para profesional di bidangnya masing-masing. Lokasi Yoga Barn yang terletak di hijaunya Ubud juga memberi kedamaian dan rasa nyaman yang sulit dijumpai di perkotaan.
Yoga Barn juga dilengkapi dengan kafe kebun yang menawarkan berbagai pilihan menu yang menyehatkan. Bahan masakannya saja diambil langsung dari kebun organik yang dimiliki oleh pihak Yoga Barn.
5. Pantai Suluban
Bagi Anda yang datang ke Bali untuk mencari pantai anti mainstream, Pantai Suluban atau disebut juga Blue Point Beach di Uluwatu dapat menjadi pilihan. Sesuai namanya, pantai ini memang didominasi oleh warna biru yang muncul dari jernihnya air dal birunya langit.
Menariknya, Pantai Suluban terkenal dengan sejumlah kafe dengan pemandangan yang menhadapap ke pantai. Salah satunya yang paling menarik adalah sebuah kafe yang berdiri di atas tebing dan bernuansa outdoor.
Uniknya, Anda perlu menuruni tangga dengan dinding batu di kanan kirinya untuk mencapai Pantai Suluban. Penamaan pantainya juga sesuai dengan nama 'suluban' yang memiliki arti 'mesulub' yang berarti melewati bawah atau kolong.
Pantai Suluban juga menjadi salah satu destinasi favorit di kalangan peselancar karena ombaknya yang cukup lumayan. Jadi jangan heran kalau Anda akan terkena cipratan ombak kalau sedang jalan-jalan di Pantai Suluban.
6. Air Terjun Sekumpul
Selain pantai dan pura, Bali juga punya air terjun. Jika mampir ke daerah Buleleng di Bali Utara, jangan lupa mampir untuk melihat Air Terjun Sekumpul yang terkenal indah. Air terjun ini juga masih belum mainstream, alias belum terlalu populer.
Jalan menuju Air Terjun Sekumpul tidaklah terlalu sulit. Dari arah Lovina Anda sudah dapat menemui beberapa papan petunjuk mengenai Sekumpul. Setibanya di area parkir, traveler masih harus menuruni beberapa anak tangga.
Tapi tidak usah khawatir, tangga menuju air terjun sudah dilengkapi dengan pegangan dari besi. Namun semua jerih payah akan terbayar ketika sampai di hadapan Air Terjun Sekumpul. Anda tidak hanya akn menemukan satu air terjun, namun lima sekaligus.
Dari namanya 'sekumpul', sudah menjelaskan kalau terdapat sekumpulan air terjun di sana. Keindahannya pun makin terasa ketika dipadukan dengan suasana hijau dan sejuk Hutan Buleleng.
7. Taman Garuda Wisnu Kencana
GWK adalah tujuan yang tepat. Ada yang tau apa itu GWK? hehehehe
8. Tampak Siring
Tampak Siring, nama sebuah kecamatan di kabupaten Gianyar, luas dari wilayah kecamatan Tampak Siring, sebesar 42,63 kilometer persegi. Jika anda berangkat dari airport Ngurah Rai Denpasar, maka anda perlu waktu satu jam lima belas menit, untuk ke tempat wisata di Ubud ini dengan mobil. Tampak Siring lebih dikenal dikalangan wisatawan sebagai sebuah pura yang bernama Tirta Empul.
Tirta Empul adalah nama sebuah pura yang terletak di kecamatan Tampak Siring. Pura Tirta Empul banyak dikunjungi para wisatawan, baik dari mancanegara maupun wisatawan domestik. Objek wisata Tirta Empul, merupakan salah satu, tempat liburan di Bali yang wajib dikunjungi. Di pura Tirta Empul, terdapat mata air dan juga digunakan oleh masyarakat pemeluk agama Hindu, untuk permandian dan memohon tirta suci.
Untuk jalur pariwisata di Bali, Tampak Siring digunakan sebagai jalur persinggahan wisatawan yang telah berkunjung ke daerah objek wisata Ubud, seperti objek wisata sawah terasering Tegalalang, atau wisatawan yang telah datang dari tempat wisata Kintamani, menuju ke kawasan tempat wisata di Bali selatan.
Sejarah Tampak Siring Pura Tirta Empul
Nama Tampak Siring berasal dari kata Tampak yang berarti telapak dan Siring berarti miring. Usana Bali salah satu lontar yang menceritakan tentang sejarah Tampak Siring Bali. Telapak yang ada dalam nama tempat wisata ini, diceritakan sebagai telapak dari raja yang bernama Mayadenawa.Mayadenawa diceritakan seorang raja sakti, tapi memiliki sifat jahat dan beraggapan dirinya adalah seorang dewa. Karena bersifat jahat, maka Dewa Indra mengirim pasukan beliau, untuk menghancurkan Mayadenawa. Mayadenawa kalah perang melawan Dewa Indra dan Mayadenawa lari kehutan. Untuk menghilangkan jejak, Mayadenawa berjalan dengan memiringkan kakinya ke tengah hutan.
Walaupun Mayadenawa berusaha menghilangkan jejak, tapi usahanya melarikan diri gagal. Sebelum berhasil ditangkap oleh pasukan dewa Indra, Mayadenawa menciptakan mata air beracun. Dengan mata air beracun, Mayadenawa berhasil membunuh sebagian dari pasukan dewa Indra, yang mengejar Mayadenawa.
Untuk mengatasi mata air beracun dari Mayadenawa, Dewa Indra menciptakan mata air penawar racun. Mata air ini yang bernama Tirta Empul (air suci), oleh karena itu Pura yang memiliki mata air ini disebut dengan nama pura Tirta Empul. Hutan yang digunakan untuk Mayadenawa melarikan diri, dengan posisi kakinya dimiringkan inilah yang sekarang menjadi kawasan wisata Tampak Siring. Lihat disini, lokasi dari Pura Tirta Empul di Google Map.
Istana Tampak Siring – Tempat Wisata Di Bali
Selain pura, di tempat wisata ini terdapat istana kepresidenan yang didirikan oleh presiden pertama Indonesia, IR Soekarno sebagai tempat peristirahatan beliau saat berkunjung ke Bali. Istana Tampak Siring di bangun dari tahun 1957 – 1960.Pembangunan istana kepresidenan Tampaksiring dilakukan secara perlahan-lahan dan mengalami tahapan. Artiktek yang mendesain istana kepresidenan adalah RM Soedarsono. Bangunan awal yang di bangun pada tahun 1957 adalah wisma Merdeka dan wisma Yudistira.
Istana Tampak Siring mengalami penambahan bangunan pada tahun 2003, yang diperuntukan untuk KTT ASEAN Summit XIV. Penambahan bangunan pada Istana Tampak Siring, berupa bangunan untuk sarana konfrensi dan resepsi tamu negara. Balai Wantilan yang ada di Istana Tampak Siring, juga mengalami renovasi untuk acara pertujukan kesenian tamu negara.
Tujuan dari pembangunan istana kepresidenan ini, sebagai tempat Presiden, keluarga presiden dan tamu negara beristirahat saat berkunjung ke pulau Bali.
Tampak Siring Ubud, tempat wisata di Bali favorit wisatawan. Lokasi dari pura Tirta Empul (permandian air suci) dan Istana Kepresidenan Republik Indonesia.
Cara Terbaik Ke Pura Tirta Empul Tampak Siring
Jika anda liburan ke Bali, sebaiknya anda meluangkan waktu untuk datang ke kawasan wisata pura Tirta Empul dan berkunjung ke istana presiden. Banyak pengalaman dan hal baru yang akan anda ketahui, jika anda berwisata ke pura Tirta Empul. Jika anda menyukai objek wisata Tirta Empul, maka anda pasti akan menyukai objek wisata pura Taman Ayun Mengwi.Tentunya saat ingin wisata ke pura Tirta Empul, anda pastinya akan memerlukan sarana transfortasi. Saat ini di Bali belum ada sarana transfortasi umum, dari tempat wisata Bali selatan menuju ke kawasan wisata pura Tirta Empul.
Jika anda menginap di kawasan wisata Ubud, menggunakan taksi salah satu saranan transfortasi yang dapat anda gunakan. Jika anda berencana mengunjungi lebih dari satu tempat wisata di Bali, tidak hanya ke pura Tirta Empul. Maka menggunakan jasa Bali sewa mobil supir salah satu cara terbaik untuk mendapatkan sarana transportasi murah.
Selain menyediakan jasa sewa mobil murah di Bali dengan supir, kami juga menyediakan jasa paket wisata di Bali untuk wisata ke pura Tirta Empul. Sebagian besar pelanggan kami yang memilih paket wisata saat liburan di Bali, tidak ingin ribet untuk memikirkan akan, biaya tiket masuk, biaya parkir kendaraan, biaya bahan bakar minyak serta biaya makan. Selain tidak ribet, dengan membeli paket wisata ke Bali, total biaya liburan akan jauh lebih murah dari pada anda tidak membeli paket tour.
9. goa gajah gianyar bali



















